SENI
KECANTIKAN & KESEHATAN
KERAJINAN
BUDAYA & SEJARAH
HIBURAN
LINGKUNGAN
MAKANAN & MINUMAN
REKAYASA BALIK
ILMU PENGETAHUAN
OLAHRAGA
TEKNOLOGI
PERANGKAT PAKAI
Kradong (tampah Thailand) — nampan anyaman bambu bundar dan pipih dengan bibir bambu yang dilengkungkan, untuk menampi sekam dari beras
Diterjemahkan
SomchaiSang

Dibuat oleh

SomchaiSang

7. Oktober 2026TH
4
0
0
0
0

Kradong (tampah Thailand) — nampan anyaman bambu bundar dan pipih dengan bibir bambu yang dilengkungkan, untuk menampi sekam dari beras

กระด้ง (kradong) adalah nampan anyaman bambu bundar dan pipih untuk menampi debu dan sekam dari beras atau biji berkulit lain seperti kacang. Tampah ini dipakai di hampir setiap daerah. Rancangan ini menganyam kradong asli dengan cara dalam sumber.
Menengah
Sekitar 1-2 hari

Instruksi

1

Ukuran

Memuat notebook Jupyter…
2

Anyaman, sebelumnya

Krathip dianyam berbentuk tabung untuk ketan; kradong dianyam berbentuk nampan bundar pipih untuk menampi.
3

Baca dari sumber

"Menganyam kradong dimulai dengan memotong bambu sepanjang sekitar 2 meter, lalu menyerutnya menjadi bilah yang cukup tipis, menjajarkan 8 bilah, dan menganyam bambu melintang dengan pola lai chat kan 2 sen." (ศูนย์มานุษยวิทยาสิรินธร, Pusat Antropologi Sirindhorn, penulis พิชชา ทองขลิบ (Phitcha Thongkhlip), CC BY 4.0)
4

Menyerut bilah

Potong bambu sepanjang sekitar 2 meter dan serut menjadi bilah yang cukup tipis.

Material untuk langkah ini:

Bilah bambu panjangBilah bambu panjang1 buah

Alat yang dibutuhkan:

Gergaji TanganGergaji Tangan
ParangParang
PisauPisau
5

Menganyam tampah

Jajarkan 8 bilah, anyam melintang dengan pola lai chat kan 2 sen, dan teruskan menganyam sampai tampah mencapai ukuran yang diinginkan.
Langkah 5 - Image 1
6

Bibir

Serut bambu dan lengkungkan menjadi bibir, pasang pada tampah, lalu ikat dengan tali, rotan atau kawat.
Langkah 6 - Image 1

Material untuk langkah ini:

TaliTali1 buah
7

Foto asli

Foto kradong asli (ศูนย์มานุษยวิทยาสิรินธร, Pusat Antropologi Sirindhorn, penulis พิชชา ทองขลิบ (Phitcha Thongkhlip), CC BY 4.0).
Langkah 7 - Image 1
Langkah 7 - Image 2
Langkah 7 - Image 3
8

Cara menggunakannya

Taruh beras tumbuk di tampah, pegang bibirnya dengan kedua tangan dan lambungkan tampah naik turun. Sekam dan debu, yang lebih ringan daripada butir beras, naik dan terbawa angin; butir yang lebih berat jatuh kembali ke tampah. Kradong juga dipakai untuk menampung barang dan menjemur hasil bumi seperti cabai, sawi dan daun teh.
Langkah 8 - Image 1
9

Pemecahan masalah

Pemecahan masalah kradong.

Flow

Loading...
10

Sejarah dan batasan

Di selatan ada kradong lai kho, lonjong seperti hati, dianyam dari bilah yang ruasnya dibiarkan dan disusun zigzag. Orang selatan percaya kradong tidak boleh dibawa naik ke lumbung padi, dan menyimpannya di tempat tinggi yang tidak dilangkahi orang, sering di atas tungku agar asapnya mengusir kumbang penggerek. Orang Pgaz K'nyau (Karen) menyebutnya ko lae dan juga memakainya untuk menyerahkan mas kawin pada pernikahan. Hati-hati dengan pisau saat menyerut bilah. Sumber: Pusat Antropologi Sirindhorn, basis data benda tradisional sehari-hari, "กระด้ง", penulis พิชชา ทองขลิบ (Phitcha Thongkhlip) (lisensi CC BY 4.0). **Batasan** Sumber tidak menyebut diameter, lebar bilah, atau jumlah seluruh bilah.

Bahan

2
  • Placeholder
  • 1 buah
    Placeholder

Alat yang Diperlukan

3
  • Placeholder
  • Placeholder
  • Placeholder

CC0 Domain Publik

Cetak biru ini dirilis di bawah CC0. Anda bebas untuk menyalin, memodifikasi, mendistribusikan, dan menggunakan karya ini untuk tujuan apa pun, termasuk komersial, tanpa meminta izin.

Dukung Maker dengan membeli produk melalui Cetak Biru mereka di mana mereka mendapatkan Komisi Pembuat yang ditetapkan oleh Penjual, atau buat iterasi baru dari Cetak Biru ini dan masukkan sebagai koneksi di milik Anda sendiri.

Diskusi

(0)

Masuk untuk bergabung dengan diskusi

Memuat komentar...