SENI
KECANTIKAN & KESEHATAN
KERAJINAN
BUDAYA & SEJARAH
HIBURAN
LINGKUNGAN
MAKANAN & MINUMAN
REKAYASA BALIK
ILMU PENGETAHUAN
OLAHRAGA
TEKNOLOGI
PERANGKAT PAKAI

Diterjemahkan
Ruea Mat (perahu lesung Thailand) — dicungkil dari satu batang kayu utuh, lunas bundar dan ujung datar, dibuka dengan api sekam padi dan direntang dengan kong dit
เรือมาด (ruea mat) adalah perahu lesung besar yang dicungkil dari satu batang kayu utuh, biasanya jati emas atau takhian (Hopea odorata). Lambungnya bundar dan ujungnya datar, dasarnya lebih lebar daripada ruea phai ma, dan bukaannya direntangkan tetapi tanpa papan bibir tambahan.
Rancangan ini mencungkil ruea mat asli dengan cara dalam sumber.
Lanjutan
Cukup lama
Instruksi
1
1
Angka dan tahapan
Angka dan tahapan
Memuat notebook Jupyter…
2
2
Perahu lesung, sebelumnya
Perahu lesung, sebelumnya
Perahu lesung prasejarah dicungkil dari batang kayu dengan api dan beliung; ruea mat memakai cara yang sama, lalu merentangkan bukaannya dengan panas.
3
3
Baca dari sumber
Baca dari sumber
"Sekam padi dimasukkan ke dalam alur lalu dibakar untuk memanaskan lambung dan membuka bukaannya ... Setelah sekam habis terbakar, pembuat perahu memadamkan api dengan air dan menebas kayu yang hangus dengan kapak, mengulanginya sampai lambung sedalam yang diinginkan. Tahap ini disebut boek fai." (ศูนย์มานุษยวิทยาสิรินธร, Pusat Antropologi Sirindhorn, penulis ศรสวรรค์ แนบเนื้อ (Sonsawan Naepnuea) dan รุ้งตะวัน อ่วมอินทร์ (Rungtawan Uam-in), CC BY 4.0)
4
4
Bentuk kasar (klon ruea)
Bentuk kasar (klon ruea)
Pilih batang jati atau takhian yang tinggi dan lurus dengan lingkar yang cocok untuk perahu. Tentukan ujung mana haluan dan mana buritan, letakkan batang di atas ganjal (mon) dan kunci erat dengan baji. Cari titik tengah, tetapkan lebar dan panjang bukaan, lalu tebas menjadi bentuk perahu kasar yang disebut klon ruea.
Material untuk langkah ini:
Gelondong kayu1 buah
Baji kayu1 buahAlat yang dibutuhkan:
Kapak5
5
Mat dan alur
Mat dan alur
Gergaji bukaannya dan rapikan buritan kiri dan kanan menjadi bentuk perahu kasar yang disebut mat. Balikkan perahu dan tebas dengan beliung atau kapak mengikuti garis mat. Tegakkan lagi dan cungkil alur di bagian dalam dengan beliung dari kedua ujung ke tengah, sisakan sekitar dua sok, kira-kira 60 cm, di haluan dan buritan.
Alat yang dibutuhkan:
Gergaji Tangan
Beliung6
6
Membuka dengan api (boek fai)
Membuka dengan api (boek fai)
Masukkan sekam padi ke dalam alur lalu bakar untuk memanaskan lambung, atau balikkan perahu untuk memanggangnya, mengusir kelembapan dan melunakkan kayu. Takar banyaknya sekam. Setelah habis terbakar, padamkan api dengan air dan tebas kayu yang hangus dengan kapak. Ulangi sampai lambung cukup dalam. Jangan biarkan api memakan dinding lambung; selalu siapkan air untuk memadamkannya; hati-hati dengan beliung dan kapak saat menebas.
Alat yang dibutuhkan:
Ember7
7
Merentangkan (boek ruea)
Merentangkan (boek ruea)
Balikkan perahu dan pakai kong dit untuk menjepit kedua bibir perahu dan merentangkannya bersamaan, dengan penyangga di dalam lambung agar sisi-sisi yang lunak karena panas terbuka membentuk perahu. Biarkan 2-3 hari sampai kokoh, lalu lepaskan penyangga. Perentangan bisa diulang sampai lebarnya pas.
Material untuk langkah ini:
Tiang kayu kokoh1 buah8
8
Foto asli dan penggunaan
Foto asli dan penggunaan
Setelah selesai, perahu harus diuji beberapa kali untuk melihat apakah bekerja seperti yang diinginkan. Ruea mat besar membawa gabah atau buah ke pasar dengan beberapa jaeo (dayung berdiri); yang sedang memakai dua jaeo atau galah; yang kecil memakai dayung. Foto menunjukkan ruea mat kecil beratap di pasar terapung Khlong Lat Mayom (ศูนย์มานุษยวิทยาสิรินธร, Pusat Antropologi Sirindhorn, penulis ศรสวรรค์ แนบเนื้อ (Sonsawan Naepnuea) dan รุ้งตะวัน อ่วมอินทร์ (Rungtawan Uam-in), CC BY 4.0).


9
9
Pemecahan masalah
Pemecahan masalah
Pemecahan masalah ruea mat.
Flow
Loading...
10
10
Sejarah dan batasan
Sejarah dan batasan
La Loubère mencatat bahwa orang Siam mencungkil perahu dari satu batang kayu sepanjang 16-20 wa dan merentangkan bukaannya ke luar dengan panas. Ruea mat adalah kendaraan utama warga Khlong Lat Mayom; kemudian perahu papan dan perahu motor menggantikannya karena lebih praktis dan ringan. Mencungkil perahu perlu latihan hingga mahir. Jangan biarkan api memakan dinding lambung; selalu siapkan air untuk memadamkannya; hati-hati dengan beliung dan kapak saat menebas.
Sumber: Pusat Antropologi Sirindhorn, basis data benda tradisional sehari-hari, "เรือมาด", penulis ศรสวรรค์ แนบเนื้อ (Sonsawan Naepnuea) dan รุ้งตะวัน อ่วมอินทร์ (Rungtawan Uam-in), pasar terapung Khlong Lat Mayom, Bangkok (lisensi CC BY 4.0).
**Batasan** Sumber tidak menyebut ukuran batang kayu atau perahu, dan tidak ada produk untuk sekam padi atau kong dit, jadi keduanya disebut dalam teks.
Bahan
3- 1 buahPlaceholder
- 1 buahPlaceholder
- 1 buahPlaceholder
Blueprint terkait
Blueprint ini berbagi pengetahuan — teknik, bahan, atau prinsip
CC0 Domain Publik
Cetak biru ini dirilis di bawah CC0. Anda bebas untuk menyalin, memodifikasi, mendistribusikan, dan menggunakan karya ini untuk tujuan apa pun, termasuk komersial, tanpa meminta izin.
Dukung Maker dengan membeli produk melalui Cetak Biru mereka di mana mereka mendapatkan Komisi Pembuat yang ditetapkan oleh Penjual, atau buat iterasi baru dari Cetak Biru ini dan masukkan sebagai koneksi di milik Anda sendiri.
