SENI
KECANTIKAN & KESEHATAN
KERAJINAN
BUDAYA & SEJARAH
HIBURAN
LINGKUNGAN
MAKANAN & MINUMAN
MASA DEPAN HIJAU
REKAYASA BALIK
ILMU PENGETAHUAN
OLAHRAGA
TEKNOLOGI
PERANGKAT PAKAI
Pencelupan Karmesim — Warna Kayu Brasil
Diterjemahkan
DonaFlor

Created by

DonaFlor

20. April 2026BR
17
0
0
0
0

Pencelupan Karmesim — Warna Kayu Brasil

Pohon yang memberi nama Brasil: Paubrasilia echinata. Kayunya mengandung brazilin, yang teroksidasi menjadi brazeina — karmesim intensif yang mencelup kain Eropa selama berabad-abad. ATENN: kayu brasil adalah spesies terancam (CITES Lampiran II) dan pengumpulannya dilarang. Cetak biru ini menggunakan kayu sappan (Biancaea sappan), kerabat Asia yang menghasilkan pewarna yang sama secara berkelanjutan.
Menengah
8-24 jam (ekstraksi + mordanting + pencelupan)

Instructions

1

Konteks konservasi

Kayu brasil (Paubrasilia echinata) sedang AMEAMADO kepunahan — hanya tersisa ~10.000 pohon dewasa di Hutan Atlantik. Pengumpulan dilarang oleh hukum Brasil dan CITES. Gunakan SEMPRE kayu sappan (Biancaea sappan), yang mengandung brazilin yang sama dan tidak terancam.

Step 1 - Image 1
2

Menyiapkan kayu sappan

Gunakan serpih atau bubuk kayu sappan (Biancaea sappan) dalam proporsi 25-50% dari berat serat. Untuk 100g serat, gunakan 25-50g serpih.

Material untuk langkah ini:

Madeira de SappanMadeira de Sappan50 g
3

Mengekstrak pewarna (rendaman pertama)

Letakkan serpih sappan dalam 4-5 liter air dalam panci stainless steel. Panaskan dengan api kecil hingga mendidih lembut dan pertahankan selama 1-2 jam. Cairan akan berubah menjadi merah kecokelatan intensif.

Step 3 - Image 1

Material untuk langkah ini:

WaterWater5 liter

Tools needed:

Heat-Proof Container
4

Rendaman ekstraksi berkepanjangan

Matikan api dan biarkan serpih terendam semalaman (atau hingga 2-3 hari untuk ekstraksi maksimal). Brazilin terus larut perlahan dalam air.

5

Menyaring rendaman pewarna

Saring cairan melalui kain halus, mengeluarkan semua serpih kayu. Simpan serpihnya — dapat digunakan kembali untuk rendaman kedua yang lebih ringan.

Material untuk langkah ini:

Cloth (Straining)Cloth (Straining)1 buah

Tools needed:

Container
6

Menyiapkan serat (menghilangkan pati)

Cuci serat dengan air panas dan sabun netral untuk menghilangkan kotoran. Bilas dengan baik.

Material untuk langkah ini:

Wool Yarn Skein (Undyed)Wool Yarn Skein (Undyed)100 g
7

Pemordenan dengan alum

Untuk wol/sutra: larutkan 12-15g alum dalam 4 liter air panas. Untuk kapas/linen: pertama-tama perlakukan dengan tannin (8% dari berat), kemudian pemordenan dengan alum (15% dari berat) dan sedikit natrium karbonat.

Material untuk langkah ini:

Alum (Potassium Alum)Alum (Potassium Alum)15 g
Tanino (Mordente Natural)Tanino (Mordente Natural)8 g

Tools needed:

Heat-Proof Container
8

Mendidihkan dalam pemordenan

Rendamkan serat basah dalam rendaman pemordenan. Panaskan hingga mendidih lembut (80-90°C) selama 1 jam, aduk dengan lembut. Biarkan dingin dalam rendaman.

Tools needed:

Heat-Proof Container
9

Mencelup dalam rendaman sappan

Letakkan serat bermordenan (lembap, tanpa dibilas) dalam rendaman sappan yang disaring. Panaskan dengan lembut — JANGAN didihkan. Pertahankan pada 70-80°C selama 1-2 jam, aduk secara teratur.

Step 9 - Image 1

Tools needed:

Heat-Proof Container
10

Rendaman pencelupan semalaman

Matikan api dan biarkan serat dalam rendaman sappan semalaman. Brazilin memerlukan waktu untuk menempel sepenuhnya pada serat.

11

Rendaman modifikasi (opsional)

Untuk karmesim murni: keluarkan dan bilas. Untuk nada ungu gelap: rendamkan sebentar dalam air dengan besi (paku tua dalam cuka selama 1 minggu). Untuk merah lebih cerah: rendaman dengan sedikit tartar krim.

12

Membilas dan mengeringkan

Bilas serat dengan air dingin hingga air keluar relatif jernih. Keringkan di tempat teduh. Catatan: ketahanan cahaya brazilin sedang — meningkat dengan pemordenan yang tepat, tetapi hindari paparan sinar matahari yang berkepanjangan.

13

Mengevaluasi warna dan sejarah

Hasilnya harus berupa karmesim hingga merah cerah (dengan alum), ungu gelap (dengan besi) atau merah muda (encer). Ini adalah warna yang sama yang mendorong ekonomi kolonial Brasil dan yang memberi nama negara. Menggunakan sappan, kami menghormati tradisi tanpa mengancam spesies.

Step 13 - Image 1

Materials

6

Tools Required

1
  • None required

CC0 Public Domain

Cetak biru ini dirilis di bawah CC0. Anda bebas untuk menyalin, memodifikasi, mendistribusikan, dan menggunakan karya ini untuk tujuan apa pun, termasuk komersial, tanpa meminta izin.

Dukung Maker dengan membeli produk melalui Cetak Biru mereka di mana mereka mendapatkan Maker Commission yang ditetapkan oleh Penjual, atau buat iterasi baru dari Cetak Biru ini dan masukkan sebagai koneksi di milik Anda sendiri.

Discussion

(0)

Log in untuk bergabung dengan diskusi

Loading comments...