SENI
KECANTIKAN & KESEHATAN
KERAJINAN
BUDAYA & SEJARAH
HIBURAN
LINGKUNGAN
MAKANAN & MINUMAN
MASA DEPAN HIJAU
REKAYASA BALIK
ILMU PENGETAHUAN
OLAHRAGA
TEKNOLOGI
PERANGKAT PAKAI
Menumbuhkan Pohon Karet Dari Benih — Dari Pembibitan hingga Penanaman Skala Besar
Diterjemahkan
TuPaLanh

Created by

TuPaLanh

21. April 2026VN
6
0
0
0
0

Menumbuhkan Pohon Karet Dari Benih — Dari Pembibitan hingga Penanaman Skala Besar

Benih karet segar dari kebun induk dikecambahkan di tempat tidur pasir lembab, berkecambah setelah 7-14 hari. Bibit dirawat di pembibitan selama 6-8 bulan sebelum ditanam di penanaman skala besar dalam baris dengan jarak 7×3 meter. Rencana ini menghubungkan dari tahap panen benih hingga bibit cukup kuat untuk bertahan di lapangan.

Menengah
6-8 bulan

Instructions

1

Siapkan tempat persemaian

Gali tempat persemaian selebar 1 meter, panjangnya tergantung pada jumlah benih. Campurkan pasir bersih dengan pupuk organik yang telah terurai dengan perbandingan 3 bagian pasir : 1 bagian pupuk. Ratakan permukaan dan siram secara merata. Tempat persemaian memerlukan drainase yang baik — jika air menggenang, benih akan membusuk.

Material untuk langkah ini:

Fine SandFine Sand30 kg
CompostCompost10 kg

Tools needed:

HoeHoe
ContainerContainer
2

Sebarkan benih karet ke dalam alur

Letakkan benih secara horizontal di permukaan alur, dengan mata benih (hilum benih) menghadap ke bawah. Jarak antar benih: 2-3 cm. Tekan benih secara lembut ke dalam pasir sekitar 1-2 cm dalam — jangan tanam terlalu dalam karena bibit membutuhkan cahaya untuk orientasi.

Material untuk langkah ini:

Hạt Giống Cao SuHạt Giống Cao Su50 hạt
3

Penutup pasir tipis dan naungan

Aplikasikan lapisan pasir tipis 1-2 cm di atas benih. Tutup bedengan dengan daun kelapa, daun palem, atau kain naungan 50-70% untuk mempertahankan kelembaban dan mencegah hujan deras membilas benih. Suhu ideal untuk perkecambahan: 25-30°C.

Material untuk langkah ini:

Fine SandFine Sand5 kg
4

Siram air secara merata setiap hari

Semprotkan air ringan dengan nosel kabut atau gembor 2 kali/hari — pagi awal dan sore hari. Jaga tempat tidur tetap lembab tetapi tidak tergenang air. Jika hujan lebat, Anda dapat melewatkan penyiraman. Kekurangan air adalah penyebab utama benih tidak berkecambah.

Material untuk langkah ini:

WaterWater5 liter
5

Pantau perkecambahan (hari 7-14)

Benih yang sehat mulai berkecambah setelah 7 hari — akar putih muncul terlebih dahulu, kemudian tunas tumbuh ke atas. Tingkat perkecambahan normal: 60-80%. Benih yang tidak berkecambah setelah 21 hari harus dikeluarkan — benih tersebut tidak lagi viable.

Step 5 - Image 1
6

Menyiapkan media tanam untuk bibit

Campur pupuk kandang yang sudah terurai dengan pasir dalam rasio 2:1. Tuangkan campuran ke dalam kantong PE hitam berukuran 15×25 cm (dengan lubang drainase di bagian bawah). Susun kantong-kantong tersebut dalam baris di persemaian, padatkan tanah secara ringan dan siram secara menyeluruh sebelum transplantasi.

Material untuk langkah ini:

CompostCompost10 kg
Fine SandFine Sand5 kg
7

Pindahkan bibit ke kantong polybag

Ketika bibit memiliki 2 daun pertama (tinggi sekitar 10-15 cm), tarik perlahan dari bedengan. Gunakan tongkat kayu untuk membuat lubang sedalam 5 cm di tengah kantong tanah, masukkan bibit ke dalamnya, dan tekan perlahan tanah di sekitar pangkalnya. Siram segera setelah pemindahan. Pindahkan pada sore hari yang sejuk untuk mengurangi kejutan panas.

Material untuk langkah ini:

WaterWater2 liter
8

Naungan untuk bibit 2 minggu pertama

Bibit yang baru ditanam membutuhkan naungan 60-70% selama 2 minggu pertama. Kemudian secara bertahap kurangi menjadi 30%, dan hilangkan naungan sepenuhnya setelah 4 minggu. Tanaman perlu secara bertahap beradaptasi dengan sinar matahari langsung sebelum dipindahkan ke lahan tanam.

9

Penyiraman dan perawatan harian

Siram 1 kali/hari di pagi hari yang awal. Buang gulma yang tumbuh di pot — gulma bersaing dengan bibit untuk nutrisi dan air. Periksa hama dan penyakit: daun tanaman karet muda sering terserang serangga sisik dan embun tepung. Jika Anda melihat daun yang keriting atau bubuk putih, buang daun yang terserang penyakit.

Material untuk langkah ini:

WaterWater5 liter
10

Pemupukan pertama (bulan ke-2)

Setelah bibit stabil selama 6-8 minggu, aplikasikan pupuk kandang yang sudah dikomposkan di sekitar pangkal — 1 genggam kecil/bibit. Jangan aplikasikan pupuk kimia pada bibit berusia di bawah 3 bulan karena dapat membakar akar. Pupuk organik membantu meningkatkan struktur tanah dan menyediakan mikronutrien pelepasan lambat.

Material untuk langkah ini:

CompostCompost5 kg
11

Penilaian bibit standar (Juni-Agustus)

Bibit memenuhi standar penanaman ketika: tinggi 40-60 cm, batang kokoh (diameter akar ≥ 1 cm), dengan 2-3 lapisan daun yang stabil, perkembangan akar sehat (akar putih terlihat melalui lubang drainase di pot). Buang bibit yang terhambat, bengkok, atau sakit.

12

Pilih tanah yang cocok untuk ditanam

Pohon karet lebih menyukai tanah basalt merah atau tanah abu-abu yang dicampur pasir, drainase baik, pH 4,5-6,0. Di Vietnam, wilayah Tenggara (Binh Duong, Binh Phuoc, Tay Ninh) dan Dataran Tinggi Tengah (Gia Lai, Dak Lak) adalah area penanaman utama. Hindari tanah liat berat atau area tergenang air.

13

Pembersihan lahan dan penghilangan vegetasi

Bersihkan gulma dan semak di seluruh area penanaman. Jangan bakar — biarkan sisa tanaman terurai secara alami menjadi pupuk hijau. Di area yang miring, pertahankan penutup rumput di antara baris untuk mencegah erosi.

Tools needed:

HoeHoe
14

Tandai dan gali lubang tanam

Tandai lokasi lubang dalam baris: jarak 7 meter antar baris, 3 meter antar pohon dalam satu baris (kepadatan ~475 pohon/ha). Gali lubang berukuran 60×60×60 cm. Campur tanah galian dengan 5-10 kg pupuk kandang terurai, kembalikan ke lubang dan biarkan mengering selama 2-4 minggu sebelum penanaman.

Material untuk langkah ini:

CompostCompost10 kg

Tools needed:

HoeHoe
15

Tanam bibit pada awal musim hujan

Tanam pada awal musim hujan (Mei-Juli di Vietnam Selatan) sehingga pohon memiliki air yang cukup selama tahap pembentukan akar. Sobek perlahan kantong pembibitan, tempatkan pohon di tengah lubang sehingga leher akar sejajar dengan tanah. Isi tanah dan padatkan dengan lembut di sekitar pangkal.

Step 15 - Image 1

Material untuk langkah ini:

WaterWater10 liter

Tools needed:

HoeHoe
16

Penyiraman teratur pada bulan pertama

Siram 5-10 liter air per pohon setiap 2-3 hari pada bulan pertama jika tidak ada hujan. Setelah pohon sudah mapan (saat daun baru muncul), secara bertahap kurangi penyiraman. Pohon karet yang sudah matang tahan terhadap kekeringan, tetapi pohon yang baru ditanam sangat sensitif terhadap kekurangan air.

Material untuk langkah ini:

WaterWater10 liter
17

Tanam tanaman penutup tanah di antara baris

Di antara baris karet (jarak 7 meter), tanam tanaman penutup tanah legum seperti Mucuna, Calopogonium, atau Pueraria. Tanaman penutup tanah mempertahankan kelembaban, mencegah erosi, dan mengikat nitrogen secara alami di tanah — secara signifikan mengurangi kebutuhan pupuk dalam 3 tahun pertama.

18

Perawatan tahun pertama

Singkirkan gulma di sekitar pangkal pohon dengan radius 1 meter, 3-4 kali/tahun. Aplikasikan pupuk NPK 15-15-15 dengan dosis 100g/pohon, tersebar merata di sekitar pangkal 30 cm dari batang, 2 kali/tahun (awal dan pertengahan musim hujan). Periksa penyakit gugur daun Corynespora — umum terjadi pada pohon muda. Pohon karet dari biji membutuhkan 6-7 tahun untuk mencapai usia sadap.

Material untuk langkah ini:

WaterWater10 liter

Tools needed:

HoeHoe

Materials

4

Tools Required

2

CC0 Public Domain

Cetak biru ini dirilis di bawah CC0. Anda bebas untuk menyalin, memodifikasi, mendistribusikan, dan menggunakan karya ini untuk tujuan apa pun, termasuk komersial, tanpa meminta izin.

Dukung Maker dengan membeli produk melalui Cetak Biru mereka di mana mereka mendapatkan Maker Commission yang ditetapkan oleh Penjual, atau buat iterasi baru dari Cetak Biru ini dan masukkan sebagai koneksi di milik Anda sendiri.

Discussion

(0)

Log in untuk bergabung dengan diskusi

Loading comments...