SENI
KECANTIKAN & KESEHATAN
KERAJINAN
BUDAYA & SEJARAH
HIBURAN
LINGKUNGAN
MAKANAN & MINUMAN
REKAYASA BALIK
ILMU PENGETAHUAN
OLAHRAGA
TEKNOLOGI
PERANGKAT PAKAI
Wayang Kulit — Tatah Sungging Kulit Kerbau
English
BudiBudi

Dibuat oleh

BudiBudi

27. Juli 2026ID
3
0
0
0
0

Wayang Kulit — Tatah Sungging Kulit Kerbau

Wayang kulit itu bukan boneka yang dilihat. Yang dilihat penonton adalah bayangannya di layar. Semua keputusan dalam membuatnya berangkat dari kenyataan itu.

Makanya wayang ditatah — dilubangi, bukan digambar. Lubang meneruskan cahaya, kulit menahannya. Wajah, mahkota, motif kain: semuanya adalah pola lubang. Kalau ditatah terlalu rapat, kulit sobek. Kalau terlalu jarang, bayangannya cuma gumpalan hitam tanpa bentuk.

Prosesnya punya dua tahap dengan nama sendiri: tatah (melubangi dengan pahat dan palu) lalu sungging (mewarnai berlapis). Warnanya tidak terlihat dari sisi penonton — hanya dari sisi dalang. Jadi wayang punya dua wajah sekaligus, dan keduanya dikerjakan sungguh-sungguh.

Lanjutan
3 hari

Instruksi

1

Siapkan kulit kerbau

Ambil kulit kerbau yang sudah dibersihkan dan dikeringkan, tebal 2 sampai 3 milimeter. Kulit kambing juga dipakai, tapi lebih tipis dan lebih gampang sobek waktu ditatah.

Material untuk langkah ini:

Rawhide SheetRawhide Sheet1 buah
2

Rendam dan regangkan

Rendam kulit sebentar, lalu regangkan di bingkai sampai kering benar. Kulit yang mengering tanpa diregangkan akan melengkung, dan wayang yang melengkung tidak bisa menempel rata di layar.

3

Gosok sampai halus dan rata

Gosok kedua sisi sampai halus dan ketebalannya rata. Bagian yang lebih tebal meneruskan cahaya berbeda dan akan terlihat sebagai bercak di bayangan.

Material untuk langkah ini:

Sandpaper (220 Grit)Sandpaper (220 Grit)1 lembar
4

Pindahkan pola tokoh

Gambar pola tokoh di atas kulit. Setiap tokoh punya bentuk baku — hidung, mata, posisi kepala, dan bentuk badan menandakan wataknya. Bentuk bukan hiasan; itu identitas.

5

Potong bentuk luarnya

Potong siluet luar dengan pisau tajam. Siluet inilah yang paling menentukan — dari jauh, penonton mengenali tokoh dari garis pinggirnya saja.

Tools needed:

Leather KnifeLeather Knife
6

Mulai menatah dari bagian tengah

Letakkan kulit di atas landasan kayu. Tatah mulai dari tengah ke pinggir. Kalau mulai dari pinggir, kulit kehilangan kekuatan dan bergeser waktu dipukul.

Tools needed:

Tatah Chisel SetTatah Chisel Set
Carving Mallet (Lignum Vitae)Carving Mallet (Lignum Vitae)
7

Pakai tatah lurus dan tatah lengkung

Tatah hanya ada dua bentuk dasar — lurus dan lengkung — tapi banyak ukuran. Satu lubang biasanya perlu beberapa kali pukulan dengan tatah yang berbeda.

Tools needed:

Tatah Chisel SetTatah Chisel Set
8

Jaga jarak antar lubang

Sisakan kulit paling tidak 1,5 milimeter antar lubang. Ini batas yang menentukan. Lebih rapat dari itu, kulit akan patah — waktu ditatah atau nanti waktu dimainkan.

9

Uji bayangannya sambil menatah

Sesekali angkat wayang ke arah lampu dan lihat bayangannya. Kerjakan bayangan itu, bukan kulitnya. Pola yang bagus di tangan bisa jadi tidak terbaca di layar.

10

Mulai sungging dari warna tua

Warnai berlapis, mulai dari warna tua lalu ke warna muda. Urutan ini yang membuat peralihan warnanya halus.

Material untuk langkah ini:

Earth Pigment Powder Set (10 Colors)Earth Pigment Powder Set (10 Colors)1 set
11

Lukis motif batik pada kainnya

Lukis motif batik pada bagian kain tokoh dengan kuas halus. Motifnya tidak asal — tiap tokoh punya motif yang sesuai dengan kedudukannya.

12

Pasang gapit dan tangan

Pasang gapit dari tanduk atau bambu di tengah badan, dan dua tangkai tipis pada kedua tangan. Tangan wayang bergerak; badannya tidak.

Material untuk langkah ini:

Bamboo RodBamboo Rod3 buah
13

Coba di depan lampu

Mainkan di depan lampu dengan layar putih. Dekatkan ke layar, bayangan jadi tajam; jauhkan, jadi kabur dan besar. Dalang memakai keduanya dengan sengaja.

14

Sejarah dan latar belakang

Yang tertua yang masih hidup. Wayang kulit dengan figur dari kulit kerbau dianggap bentuk pewayangan berdiri-sendiri yang tertua, dengan rujukan paling awal dari tahun 800-an. UNESCO menetapkannya sebagai Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity pada tahun 2003.

Dua tahap, dua nama. Prosesnya disebut tatah sungging. Tatah adalah melubangi: kulit diletakkan di landasan, lalu pahat khusus dipukul dengan palu menembus kulit. Pahatnya cuma dua bentuk dasar, lurus dan lengkung, dalam berbagai ukuran, dan satu detail biasanya perlu beberapa kali pukulan. Sungging adalah pewarnaan berlapis, dari warna tua ke muda, termasuk melukis motif batik pada kain tokoh.

Warna untuk siapa? Ini yang sering ditanyakan. Penonton di sisi layar hanya melihat bayangan hitam-putih — warna sama sekali tidak sampai. Warna itu untuk sisi dalang, untuk pemiliknya, dan untuk wayang itu sendiri sebagai benda. Ada yang menafsirkan penonton boleh memilih menonton dari sisi mana; ada yang bilang pengerjaan penuh itu soal penghormatan pada tokohnya, bukan soal dilihat orang.

Bentuk adalah watak. Dalam wayang, hidung, mata, sudut kepala, dan perbandingan badan menandakan sifat tokoh. Mata sipit dan kepala menunduk berarti halus dan menahan diri; mata bulat dan kepala tegak berarti kasar dan keras. Penonton yang paham bisa membaca watak tokoh sebelum dalang mengeluarkan sepatah kata. Ini bahasa visual yang baku, bukan gaya perseorangan.

Jarak dan bayangan. Bayangan tajam kalau wayang menempel di layar, dan kabur membesar kalau dijauhkan. Dalang memakai ini sebagai alat bercerita — tokoh yang datang dari jauh, roh, atau kekuatan besar dibuat kabur dan raksasa. Geometri bayangan yang sama persis dengan kamera obscura dan lentera ajaib, dipakai sebagai tata panggung berabad-abad sebelum ada proyektor.

Bahan

4

Alat yang Diperlukan

3

CC0 Domain Publik

Cetak biru ini dirilis di bawah CC0. Anda bebas untuk menyalin, memodifikasi, mendistribusikan, dan menggunakan karya ini untuk tujuan apa pun, termasuk komersial, tanpa meminta izin.

Dukung Maker dengan membeli produk melalui Cetak Biru mereka di mana mereka mendapatkan Komisi Pembuat yang ditetapkan oleh Penjual, atau buat iterasi baru dari Cetak Biru ini dan masukkan sebagai koneksi di milik Anda sendiri.

Diskusi

(0)

Masuk untuk bergabung dengan diskusi

Loading comments...