SENI
KECANTIKAN & KESEJAHTERAAN
KRAFTANGAN
BUDAYA & SEJARAH
HIBURAN
ALAM SEKITAR
MAKANAN & MINUMAN
MASA DEPAN HIJAU
KEJURUTERAAN TERBALIK
SAINS
SUKAN
TEKNOLOGI
WEARABLES
Dari Serat Alpaka ke Benang — Pencucian, Kardu, dan Pintal
Diterjemahkan
DonaFlor

Dicipta oleh

DonaFlor

19. April 2026BR
39
0
0
0
0

Dari Serat Alpaka ke Benang — Pencucian, Kardu, dan Pintal

Alpaka (Vicugna pacos) menghasilkan salah satu serat paling lembut dan hangat di dunia. Berbeda dengan domba, serat alpaka tidak mengandung lanolin — yang membuat pencucian jauh lebih sederhana. Ada lebih dari 22 warna alami, dari putih murni hingga hitam pekat, melalui nada abu-abu, coklat, bege, dan merah muda. Serat ini berongga, yang membuatnya sangat ringan dan isolatif. Blueprint ini mencakup seluruh proses: pemilihan bulu, pencucian, kardu, pintal pada fuso jatuh, dan penyelesaian benang.
Pemula
4-5 horas

Arahan

1

Memilih Bulu

Pilih bulu alpaka mentah. Alpaka menghasilkan lebih dari 22 warna alami — putih, krem, bege, coklat muda, coklat gelap, abu-abu perak, abu-abu arang, dan hitam. Setiap warna dapat dipintal tanpa pewarnaan. Satu bulu beratnya antara 1,5 dan 3 kg.

Step 1 - Image 1

Bahan untuk langkah ini:

Lã de Alpaca (Velo Cru)Lã de Alpaca (Velo Cru)1 gulungan
2

Menyirip Bulu

Rentangkan bulu di permukaan yang bersih. Buang tepinya — wool dari perut, kaki, dan bagian yang kotor atau kusut. Serat berkualitas terbaik berasal dari jubah (punggung dan samping).

3

Pisahkan Menurut Kualitas

Pisahkan serat menjadi kelompok: serat halus dari jubah (untuk benang lembut), serat sedang dari flank (benang tahan lama), dan serat kasar dari leher (untuk karpet atau felting). Serat alpaka bervariasi dari 18 hingga 30 mikron tergantung pada zona tubuh.

4

Pencucian Pertama

Rendam serat dalam air hangat (30-35°C). Alpaka tidak memiliki lanolin, jadi tidak perlu sabun kuat atau air sangat panas. Biarkan merendam selama 20 menit — jangan dikocok, karena serat dapat menjadi felt.

Step 4 - Image 1

Bahan untuk langkah ini:

ÁguaÁgua15 liter
5

Pencucian Lembut

Jika ada kotoran yang persisten, lakukan pencucian kedua dengan tetes sabun netral dalam air hangat. Rendam dengan lembut — jangan pernah gosok. Tidak adanya lanolin membuat pembersihan jauh lebih cepat daripada wool domba.

6

Membilas

Bilas serat dalam air yang semakin dingin hingga airnya keluar bersih. Dua kali biasanya cukup. Tiriskan dengan lembut tanpa diperas.

7

Mengeringkan Serat

Rentangkan serat yang telah dicuci di atas jaring atau handuk di tempat yang teduh dengan ventilasi baik. Balik dari waktu ke waktu. Serat alpaka kering lebih cepat daripada serat domba karena tidak menahan lemak.

8

Membuka Helai

Ambil setiap helai kering dan tarik perlahan dengan jari-jari untuk membuka struktur serat. Buang sisa puing-puing nabati. Kerjakan seluruh batch — ini sangat memfasilitasi kardu.

9

Memuat Kardu

Letakkan satu kardu di lutut dengan gigi menghadap ke atas. Sebarkan lapisan tipis serat alpaka di atas gigi. Jangan kelebihan beban — lapisan tipis melakukan kardus jauh lebih baik.

Step 9 - Image 1

Alatan diperlukan:

Cardas Manuais (Par)Cardas Manuais (Par)
10

Kardus Serat

Lewatkan kardu kedua di atas yang pertama dengan gerakan lembut dan panjang, memindahkan serat antara keduanya. Ulangi 5-6 kali hingga semua serat sejajar dalam arah yang sama. Serat alpaka lebih licin daripada serat domba — gerakan lambat bekerja lebih baik.

11

Membentuk Rolags

Gulung serat yang telah dikardus keluar dari kardu membentuk silinder longgar — rolag. Serat alpaka memiliki daya ingat elastis lebih sedikit daripada wool domba, jadi rolags akan lebih longgar. Ini normal.

12

Menyiapkan Fuso Jatuh

Ikat benang pemandu (60 cm dari benang yang ada) ke poros fuso, di bawah roda. Lewatkan melalui tepi roda dan ke ujung. Benang pemandu ini memungkinkan menghubungkan serat baru.

Alatan diperlukan:

Fuso de QuedaFuso de Queda
13

Menggabungkan Serat ke Benang Pemandu

Tarik jumbai halus serat dari ujung rolag dan tumpang tindihkan ke benang pemandu. Serat alpaka lebih licin — buat tumpang tindih yang lebih besar (8-10 cm) untuk memastikan pengikat yang baik ketika torsi masuk.

Step 13 - Image 1
14

Pintal pada Fuso

Berikan cambukan pada poros fuso untuk membuatnya berputar searah jarum jam. Biarkan menggantung bebas — berat roda mempertahankan rotasi. Torsi berjalan melalui benang di atas dan masuk ke serat yang diregangkan di atas titik penjepit.

15

Regangkan, Puntir, Lilitkan

Ketika fuso melambat, hentikan di antara lutut. Regangkan lebih banyak serat dari rolag, lepaskan titik penjepit agar torsi masuk, lalu lilitkan benang jadi pada poros. Serat alpaka memerlukan sedikit lebih banyak torsi daripada wool domba karena lebih licin.

Step 15 - Image 1
16

Putar Ulang Dua Benang

Ketika Anda memiliki dua fuso penuh benang tunggal, lilitkan menjadi dua bola. Pegang kedua benang bersama dan putar fuso berlawanan arah dengan arah pintal. Dua benang tunggal melilit membentuk benang yang dipuntir ulang dari 2 kabel, lebih kuat dan seimbang.

17

Mengamankan Torsi

Rendam benang yang dipuntir ulang dalam air hangat selama 20 menit. Peras dengan lembut — jangan pernah diperas. Gantungkan dengan beban ringan di ujung untuk mengering di bawah tegangan ringan. Ini mengamankan torsi secara permanen.

Bahan untuk langkah ini:

ÁguaÁgua5 liter
18

Lilitkan dalam Skein

Ketika kering, lilitkan benang di sekitar lengan bawah atau kursi untuk membentuk skein. Ikat di dua titik untuk mencegah kusut. Benang alpaka Anda siap — untuk menenun, merajut, atau membawanya untuk pewarnaan alami.

Step 18 - Image 1

Bahan

2

Alatan Diperlukan

2

CC0 Domain Awam

Blueprint ini dikeluarkan di bawah CC0. Anda bebas menyalin, mengubah, mengedar, dan menggunakan karya ini untuk sebarang tujuan, tanpa meminta kebenaran.

Sokong Pembuat dengan membeli produk melalui Blueprint mereka di mana mereka memperoleh Komisen Pembuat ditetapkan oleh Penjual, atau cipta iterasi baru Blueprint ini dan sertakan ia sebagai sambungan dalam Blueprint anda sendiri untuk berkongsi hasil.

Perbincangan

(0)

Log masuk untuk menyertai perbincangan

Memuatkan komen...